PRINSIP-PRINSIP GARIS TENGAH DALAM BELADIRI WINGCHUN

PRINSIP-PRINSIP GARIS TENGAH DALAM BELADIRI WINGCHUN
Ketika kita sedang kontak dengan lawan, tangan penjaga depan (lead guard hand) dan tangan penjaga belakang (rear emergency hand) yang kita kenal dengan istilah “wu sau” keduanya terletak di garis tengah (centerline). Posisi garis ini dapat membant untuk mendeteksi, atau memperkirakan arah datangnya serangan sehingga kita dapat memutuskan serangan mana yang akan kita lancarkan ke lawan. Ketika konsep centerline dapat digunakan dengan benar, maka serangan lawan akan keluar dari centerline kita, dengan kata lain, serangan lawan akan meleset ke kanan atau kekiri sehingga arah pukulan tidak mengenai sasaran. Dalam situasi ini, bagi lawan serangan alternatif lain yang dapat digunakan adalah memecah centerline kita dengan menggunakan kekuatan, bagaimanapun, kita masih dapat memanfaatkan kekuatan itu dengan menggunakan perputaran rotasi / Yu Ma.

Centerline dalam beladiri Wing Chun

Oleh karena itu kita tetap harus rileks dan lembut selama berpegang pada prinsip dasar Wing Chun meskipun kita sedang menghadapi lawan yang agresif. Jika kita mengikuti prinsip Wing Chun dan mempertahankan centerline dengan benar, dengan sendirinya lawan akan bingung. Hal ini, pada gilirannya, memberikan umpan yang kita perlukan untuk menjatuhkan lawan.
Ketika kita hendak menyerang lawan, kita ingin pukulan kita kepada lawan memiliki efek yang maksimal. Kita ingin kekuatan yang kita hasilkan mengenai lawan. Jika kita menginginkan lawan menerima kekuatan dan serangan, maka jangan biarkan lawan dapat berputar (yuma) untuk mengembalikan / mematikan serangan kita. Ini menjadi alasan kenapa kita harus menyerang melalui titik tengah (center).

Ketika pukulan kita mendarat dengan tepat ke bagian tengah lawan, tubuh lawan akan menyerap semua energi yang datang dan akan terpental ke belakang. Pukulan center Wing Chun umumnya akan mengasilkan energi berlipat jika pukulan itu datang dari dalam centerline.

Prinsip-prinsip Center Line:


  1. Menghadapi Center Line atau menghadapi lawan dengan berhadapan langsung untuk mengontrol garis tengah.
  2. Mengendalikan Center Line, menjaga dan menempati garis tengah dengan sikap dan kuda-kuda, agar lawan tidak keluar dari kendali.
  3. Mengubah Center Line dilakukan saat lawan mulai mengendalikan center line seorang praktisi. Praktisi hanya perlu mengubah sudut serangan dan titik acuan dengan tepat.
  4. Kembali ke Center Line adalah satu rangkaian dengan konsep mengubah center line, yaitu selalu mencari dan mempertahankan garis tengah untuk mengendalikan lawan.
  5. Merusak Center Line adalah salah satu cara untuk mengubah garis tengah agar kembali dalam kendali praktisi. Pengubahannya lebih pada bagaimana menghancurkan center line lawan.
  6. Mental Center Line adalah pikiran yang terfokus, bukan hanya dalam sebuah pertempuran saja tapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Pikiran terpusat untuk melihat sesuatu dengan lebih jelas dan jernih. Dalam hidup, kesatuan yin dan yang diperlukan untuk menciptakan sebuah keseimbangan dan harmonisasi, seperti dalam prinsip Buddha dan Tao. Jika seseorang memandang masalah dari dua sisi, maka yang terlihat adalah sebuah harmonisasi sehingga tidak ada pro dan kontra. Sama seperti saat melihat lawan, seseorang tidak akan melihat tekniknya, tetapi lebih melihat pada niat dan pikirannya.
Nah, sekian dulu artikel dari tim Dynasty. Semoga bermanfaat dan terima kasih :)

-Dynasty Martial Arts-

No comments :