Iizasa Ienao (飯 篠長威 斎 家 直 Iizasa Chōi-sai Ienao) adalah seorang ahli tombak sekaligus ahli pedang yang dihormati dimana daimyo-nya digulingkan sehingga mendorongnya untuk melepaskan kendali atas keluarganya untuk melakukan ritual pemurnian dan mempelajari seni bela diri dalam isolasi. Legenda mengatakan pada usia 60, ia menghabiskan 1000 hari di Katori Shrine (Kuil Katori) untuk berlatih teknik bela diri siang dan malam, sampai Kami dari kuil, Futsunoshi no Mikoto muncul kepadanya dalam mimpi dan mewariskan rahasia strategi bela diri dalam sebuah gulungan bernama Mokuroku heiho no shinsho. Ienao meninggal pada tahun 1488 pada usia 102 tahun.
![]() |
| Iizasa Ieano (1387-1488) |
Saat ini, kepala generasi kedua puluh ialah Iizasa Yasusada (飯 篠 修理 亮 快 貞 Iizasa Shūri-no-suke Yasusada). Perwakilan dan kepala instruktur atas nama kepala sekolah Otake Risuke (Narita City, Prefektur Chiba).
Anak almarhum Yoshio Sugino sensei (1904-1998), Yukihiro Sugino sensei, juga mengajar Tenshin Shōden Katori Shinto-ryu di Yuishinkan Dojo, Kawasaki, Jepang.
Tenshin Shōden Katori Shinto-ryu adalah sumber tradisi dari banyak seni bela diri Jepang, dan semacam itu telah menerima penunjukan Aset Budaya Tak Berwujud pertama yang diberikan kepada seni bela diri pada tahun 1960. Hal ini diakui tidak pernah menyejajarkan dirinya dengan pemukiman atau faksi, tidak peduli berapa gaji yang ditawarkan. Ini memungkinkan ryu untuk mempertahankan kemandirian dan integritasnya.
Tenshin Shōden Katori Shinto-ryu dipopulerkan di barat oleh tulisan-tulisan Donn F. Draeger.
Semoga artikel ini bermanfaat dan terimakasih :)
-Dynasty Martial Arts-
sumber: www.akban.org

No comments :