- pangkal lutut yang masuk pada lobang body boneka kayu
- siku bagian depan lutut
Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini:
![]() |
| Sambungan lutut pada boneka kayu / mok yan jong / wooden dummy |
Secara garis besar, ada dua jenis lutut boneka kayu wingchun. Yang pertama lutut dengan bahan sambungan (kayu disambung dan dibentuk menjadi sebuah lutut boneka kayu). Yang kedua kayu yang memang melengkung menyerupai lutut. Kebanyakan pengguna berpedoman bahwa lutut dari kayu utuh akan lebih kuat dan lebih kokoh dibandingan dengan lutut yang dibuat dari kayu sambungan. Pada kenyataannya, hal ini jelas TIDAK dapat dijadikan patokan. Berikut adalah beberapa penjelasan mengenai lutut boneka kayu wingchun versi Dynasty Martial Arts Shop.
Sebenarnya banyak faktor yang membuat bagian ini mudah patah atau rusak. Artikel kali ini tidak membahas faktor pemakai / pengguna. Kita akan bahas beberapa faktor yang menentukan kekuatan sebuah lutut boneka kayu wingchun.
A. Jenis dan umur kayu
Jelas jenis dan umur kayu adalah salah satu faktor yang mempengaruhi. Semakin tua pohon, maka akan semakin kuat kayunya. Kemudian secara umum, jenis kayu dengan karakternya masing-masing, akan menentukan juga. Misalnya kayu akasia yang secara umum akan lebih kuat jika dibandingkan dengan kayu mahoni. Serat kayu dan tingkat kekerasan dan kelenturan kayu yang membuatnya demikian. Kayu akasia lebih keras dan sedikit lebih lentur daripada kayu mahoni.
B. Metode pemasangan pada sambungan kayu
Metode penguncian, kancing, dan pemasangan kayu sangat berpengaruh terhadap kekuatan lutut itu sendiri. Bahkan, dengan metode penguncian tertentu, lutut boneka kayu wingchun yang dibuat dengan teknik sambungan justru lebih kuat.
C. Suhu dan kelembaban udara
Lain daerah, lain pula kelembaban udaranya. Semakin kering dan panas suatu tempat akan membuat kayu jenis apapun menjadi lebih getas jika dibandingkan dengan daerah yang kelembaban udaranya cukup. Namun, semakin tinggi kelembaban udara di suatu tempat, akan menimbulkan masalah lain pada kayu yang bisa mengakibatkan kayu mudah lapuk. Contohnya jamur, lumut, dan pelapukan kayu. Jika dikaitkan dengan lutut boneka kayu wingchun, maka kelembaban udara dan suhu kamar (25 derajat celcius) relatif paling baik menurut tim Dynasty. Kayu akan lebih awet pada suhu tersebut.
D. Serangan-serangga pemakan kayu
Serangga pemakan kayu seperti rayap, teter atau bubuk (bahasa Jawa), merupakan hama kayu yang cukup ganas. Rayap biasanya menyukai tempat-tempat yang lembab. Sedangkan teter menyukai tempat-tempat yang lebih kering. Boneka kayu wingchun yang terkena serangan serangga-serangga ini tanpa mendapatkan penanganan yang tepat, jelas akan jauh lebih lemah dan mudah rusak ketika digunakan.
Nah, itulah beberapa faktor yang sebenarnya bisa dibilang mempengaruhi kekuatan dari sebuah lutut boneka kayu wingchun / mok yan jong / wooden dummy. Semoga bermanfaat dan terima kasih :)
-Dynasty Martial Arts-

No comments :