![]() |
| Boneka kayu / mok yan jong / wooden dummy single |
![]() |
| Boneka kayu / mok yan jong / wooden dummy palang |
Bagi para pecinta beladiri Wing Chun atau Jet Kune Do, pasti sudah tidak asing dengan alat latihan yang satu ini. Boneka Kayu / Mok Yan Jong / Wooden Dummy seolah telah menjadi peralatan wajib bagi para praktisi yang berlatih beladiri Wing Chun. Namun tahukah anda, bahwa sebenarnya boneka kayu itu bukan hanya untuk beladiri Wing Chun atau Jet Kune Do Saja? Dari pengalaman dalam pemasaran dan produksi boneka kayu KIMU, tim Dynasty mengira bahwa mungkin hal inilah yang membuat para pecinta beladiri menemui kesalahan dalam membeli boneka kayu.
Kadang kala, ada pelanggan yang membeli boneka kayu untuk berlatih beladiri selain Wing Chun atau Jet Kune Do. Mungkin saja alat ini dapat digunakan, namun bisa jadi karena teknik latihan yang berbeda dengan Wing Chun atau Jet Kune Do, alat ini menjadi kurang maksimal dalam penggunaannya.
Berikut ini 3 kesalahan dalam membeli boneka kayu:
Kesalahan 1: Tidak disesuaikan dengan teknik beladiri yang hendak dilatih.
Konon awalnya, boneka kayu ini digunakan sebagai alat bantu berlatih teknik-teknik tertentu dalam beladiri di kuil Shaolin. Dahulu dalam kuil saolin terdapat 108 bentuk boneka kayu.
Mengapa ada banyak bentuk? Hal tersebut dikarenakan bahwa pada saat itu tidak memungkinkan satu bentuk boneka kayu dapat sesuai untuk melatih semua teknik tendangan, tangkisan, atau ringkusan di kuil Shaolin.
Kesalahan 2: Tidak mempertimbangkan faktor lokasi.
Selain dari sisi fungsi, salah satu faktor penting sebagai pertimbangan dalam membeli boneka kayu adalah lokasi. Maksudnya adalah lokasi dimana boneka kayu akan ditempatkan. Kesalahan menentukan jenis boneka kayu tanpa mempertimbangkan lokasi penempatannya akan membuat boneka kayu tidak dapat digunakan secara maksimal atau justru penggunanya sendiri yang tidak dapat bergerak leluasa pada saat berlatih.
Contohnya ada 2 jenis populer boneka kayu yang biasa digunakan untuk berlatih beladiri Wing Chun / Jet Kune Do. Yang pertama adalah jenis berpalang, sedangkan satu lagi adalah jenis single. Jelas kalau dilihat dari sisi dimensi, boneka kayu wing chun jenis berpalang akan jauh lebih memakan tempat dibandingan dengan jenis single. Untuk tempat yang relatif sempit seperti ruangan kamar atau ruangan-ruangan dalam rumah, mungkin boneka kayu tipe single lebih dipertimbangkan dibandingkan dengan tipe berpalang.
Kesalahan 3: Asal murah.
Ada harga, ada kualitas. Kadang kala kita hanya memikirkan murah secara nominal saja. Bukan secara NILAI.
Beberapa hal yang dapat digunakan untuk menilai kualitas dari sebuah boneka kayu adalah sebagai berikut:
- Kekuatan bahan baku. Bahan baku akan menentukan keawetan, kekuatan, dan berat jenis boneka kayu.
- Teknik pembuatan. Teknik produksi yang baik dan terstandarisasi akan menghasilkan boneka kayu relatif berkualitas dan aman digunakan dalam berlatih.
- Teknik finishing. Teknik ini akan mempengaruhi halus-kasar sebuah boneka kayu. Boneka kayu yang asal murah biasanya memiliki mutu atau standar finishing yang relatif rendah. Hal ini akan berefek pada saat berlatih. Finishing yang kurang baik atau kurang teliti (detail), pada taraf tertentu kadang kala dapat membuat cedera pada kulit atau bagian tubuh yang bersentuhan dengan boneka kayu.
Bahan baku yang baik dan berkualitas, teknik pembuatan yang baik dan terstandarisasi, dan teknik finishing yang dilakukan oleh para profesional di bidang ini akan mencetak boneka kayu yang berkualitas. Tentu saja hal ini membuat harga menjadi sedikit lebih tinggi secara nominal ya :)
Jadi, JANGAN asal murah secara nominal ya. Pertimbangkan benar-benar dari segala sisi sebelum anda memutuskan untuk membeli sebuah boneka kayu / mok yan jong / wooden dummy.
Semoga bermanfaat dan terima kasih :)
-Dynasty Martial Arts-


No comments :